Skip to content
SUARAGEMPAR.COM

SUARAGEMPAR.COM

Tembus Fakta, Gerakkan Bangsa

  • About Us
  • Akun Saya
  • Toko
    • Keranjang
    • Checkout
    • QRIS GEMPAR KEPRI
  • Kontak
  • Toggle search form
  • GEMPAR KEPRI GELAR KKR AKBAR PEMUDA — GRATIS UNTUK UMUM! Gempar
  • Keluarga Besar GEMPAR KEPRI Berduka atas Berpulangnya Ibu Tercinta Agnes br. Situmorang (Op. Novriko), Ibunda Wakil Sekretaris GEMPAR KEPRI Batam
  • MUKI–PERKUPI–GEMPAR: Bersama Membangun Kota Batam Batam
  • GEMPAR BERDUKA atas kepergian Op. Dame Tiur Siahaan, Opung Boru dari Sekjen GEMPAR Indonesia Batam
  • GEMPAR Kepri Perkuat Sinergi dengan Polda Kepri melalui Audiensi Bersama WAKAPOLDA KEPRI Batam
  • Persiapan Pelantikan GEMPAR DPC BATAM dan DPC TANJUNG BALAI KARIMUN Gempar
  • GEMPAR KEPRI Hadiri Health Talk Special Bank Riau Kepri Syariah & KPJ Healthcare Batam
  • GEMPAR KEPRI: Lepas Perdana 20.000 Bibit Ikan Nila, Dorong Ketahanan Pangan dan Ekonomi Masyarakat Batam Batam

Pernyataan Sikap GEMPAR Kepri Terkait Pembubaran Ibadah di Padang: Negara Tak Boleh Kalah oleh Intoleransi

Posted on 28-Juli-202516-Februari-2026 By gempar 2 Komentar pada Pernyataan Sikap GEMPAR Kepri Terkait Pembubaran Ibadah di Padang: Negara Tak Boleh Kalah oleh Intoleransi

Batam, 28 Juli 2025 — Dewan Pimpinan Daerah Kepulauan Riau Generasi Muda Pembaharu Indonesia (GEMPAR) menyampaikan keprihatinan dan kekecewaan yang sangat mendalam atas insiden pembubaran kegiatan ibadah di Rumah Doa Koto Tangah, Padang, Sumatera Barat, yang terjadi pada Minggu, 27 Juli 2025.

Peristiwa tersebut bukan sekadar persoalan lokal. Bagi GEMPAR Kepri, kejadian ini merupakan luka bersama bangsa Indonesia—sebuah peringatan keras bahwa nilai toleransi dan kebhinekaan yang selama ini dijunjung tinggi masih terus diuji di lapangan.

Ketua GEMPAR Kepri, Sony Christanto, menilai pembubaran ibadah itu sebagai kemunduran serius dalam penegakan hak konstitusional warga negara, khususnya kebebasan beragama dan beribadah yang secara tegas dijamin dalam Undang-Undang Dasar 1945.

“Ini bukan hanya soal satu rumah doa. Ini soal hak dasar warga negara. Jika ibadah bisa dibubarkan begitu saja, maka yang sedang kita pertaruhkan adalah wajah demokrasi dan kemanusiaan bangsa ini,” ujar Sony dengan nada prihatin.

Menurutnya, negara tidak boleh kalah oleh tekanan kelompok intoleran yang secara sistematis menggerogoti sendi-sendi persatuan.

“Kami mengecam keras pembiaran negara atas tindakan yang jelas-jelas melanggar konstitusi. Diamnya aparat dan lambannya respons Kementerian Agama hanya mempertebal keyakinan bahwa intoleransi tengah dibiarkan berkembang liar di negeri ini. Jika pejabat negara tak mampu menjadi penjaga konstitusi, maka Presiden harus bertindak,” tegas Sony.

Ia menambahkan, Indonesia dibangun di atas semangat kebhinekaan. Setiap warga negara—apa pun latar belakang suku, agama, dan budayanya—memiliki kedudukan yang sama di hadapan hukum.

“Tidak boleh ada warga negara yang merasa takut beribadah di tanah airnya sendiri,” lanjutnya.

Bagi GEMPAR Kepri, peristiwa ini juga menjadi refleksi pahit tentang lemahnya kepemimpinan moral di lembaga yang seharusnya menjadi benteng utama kerukunan umat beragama. Sony secara terbuka menyampaikan kekecewaannya terhadap sikap Menteri dan Wakil Menteri Agama yang dinilai belum menunjukkan ketegasan memadai dalam merespons maraknya kasus intoleransi.

“Kami melihat indikasi lemahnya kepemimpinan moral di Kementerian Agama. Padahal, kementerian ini seharusnya berada di garis depan menjaga harmoni antarumat. Yang dibutuhkan bangsa ini adalah keberanian, bukan sikap abu-abu,” ujarnya.

Dalam semangat cinta tanah air dan tanggung jawab sebagai warga negara, GEMPAR Kepri dengan penuh hormat meminta Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, untuk mengambil langkah tegas dan terukur.

Adapun beberapa poin yang disampaikan GEMPAR Kepri kepada Presiden antara lain:

  1. Segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja Menteri Agama dan Wakil Menteri Agama, khususnya dalam penanganan kasus-kasus intoleransi.
  2. Mempertimbangkan pergantian pejabat di Kementerian Agama yang dinilai tidak menunjukkan keberpihakan pada konstitusi serta terkesan abai terhadap keresahan umat beragama.

“Negara membutuhkan figur di Kementerian Agama yang responsif, berani, dan mampu menjadi jembatan dialog antarumat beragama—bukan pejabat yang pasif ketika kebhinekaan diinjak-injak,” ujar Sony.

Ia menegaskan bahwa sikap ini bukan bentuk permusuhan terhadap siapa pun, melainkan wujud kecintaan pada Indonesia yang damai dan berkeadilan.

Lebih jauh, GEMPAR Kepri mengingatkan bahwa toleransi bukanlah slogan kosong, melainkan nilai hidup yang harus dijaga bersama. Ketika satu kelompok minoritas kehilangan ruang aman untuk beribadah, maka sesungguhnya seluruh bangsa sedang kehilangan sebagian dari jiwanya.

“Bangsa ini besar karena perbedaan. Jika kita membiarkan intoleransi tumbuh, maka kita sedang meruntuhkan fondasi Indonesia itu sendiri,” tutur Sony.

Sebagai organisasi kepemudaan, GEMPAR Kepri merasa terpanggil untuk berdiri di garis depan membela persatuan nasional. Mereka menegaskan komitmennya untuk terus menggalang dukungan lintas daerah dan lintas iman demi memperkuat suara kebangsaan serta menolak segala bentuk diskriminasi dan kekerasan berbasis agama.

GEMPAR Kepri juga mengajak seluruh elemen masyarakat—tokoh agama, pemuda, akademisi, dan aparat negara—untuk kembali duduk bersama, membuka ruang dialog, serta memperkuat pendidikan toleransi sejak dini.

Menurut GEMPAR Kepri, generasi muda memiliki peran strategis dalam menjaga masa depan Indonesia. Anak-anak muda harus dibekali pemahaman bahwa perbedaan adalah kekayaan, bukan ancaman.

“Kami percaya, Indonesia masih punya harapan besar. Tetapi harapan itu hanya akan terwujud jika negara hadir secara nyata, hukum ditegakkan tanpa pandang bulu, dan masyarakat terus dirawat semangat persaudaraannya,” ungkap Sony.

Di tengah berbagai tantangan kebangsaan hari ini, GEMPAR Kepri mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk tidak lelah menjaga nilai Pancasila, menghormati keberagaman, serta saling melindungi sebagai satu keluarga besar bangsa.

Peristiwa di Padang menjadi pengingat bahwa perjuangan menjaga toleransi belum selesai. Namun GEMPAR Kepri yakin, dengan keberanian moral para pemimpin dan partisipasi aktif masyarakat, Indonesia tetap dapat melangkah maju sebagai bangsa yang rukun, adil, dan bermartabat.

Batam, Gempar, Indonesia, KEPRI

Navigasi pos

Previous Post: GEMPAR Kepri Perkuat Sinergi dengan Polda Kepri melalui Audiensi Bersama WAKAPOLDA KEPRI
Next Post: GEMPAR Kepri Hadiri Upacara HUT ke-80 Kemerdekaan RI, Perkuat Semangat Pemuda Menuju Indonesia Emas 2045

Related Posts

  • Persiapan Pelantikan GEMPAR DPC BATAM dan DPC TANJUNG BALAI KARIMUN Gempar
  • GEMPAR Kepri Perkuat Sinergi dengan Polda Kepri melalui Audiensi Bersama WAKAPOLDA KEPRI Batam
  • PROGRAM PESANTREN KILAT SISWA KRISTEN SMK NEGERI 2 BATAM 2026 Batam
  • Dalam Duka, GEMPAR Kepri Menguatkan Keluarga Ketua GEMPAR DPD KEPRI Batam
  • GEMPAR KEPRI Hadiri Health Talk Special Bank Riau Kepri Syariah & KPJ Healthcare Batam
  • GEMPAR KEPRI GELAR KKR AKBAR PEMUDA — GRATIS UNTUK UMUM! Gempar

Comments (2) on “Pernyataan Sikap GEMPAR Kepri Terkait Pembubaran Ibadah di Padang: Negara Tak Boleh Kalah oleh Intoleransi”

  1. Tony hau berkata:
    28-Juli-2025 pukul 5:40 am

    Sudah saatnya NEGARA HADIR
    kita semua bersaudara.terluka pun aku .terluka pun kamu .tidak ada yang dimenangkan dalam hal ini.kita mesti bergandengan tangan.bahu membahu memperbaiki ekonomi kita.memperbaiki negara yang sedang tidak baik baik saja .sudah saatnya KITA Bangkit.kita adalah BERSAUDARA .SATU INDONESIA LAHIR DITEMPAT YANG SAMA.DIBESARKAN DITEMPAT YANG SAMA.INDONESIA BUTUH PERUBAHAN YANG LEBIH BAIK

    Reply
  2. Ciko Arnold berkata:
    28-Juli-2025 pukul 6:12 am

    Bhineka Tunggal Ika, salam 1 NUSANTARA.

    Reply

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • About Us
  • Akun Saya
  • Checkout
  • Dokumen
  • Keranjang
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • QRIS GEMPAR KEPRI
  • Toko

Archives

  • Mei 2026
  • Maret 2026
  • Februari 2026
  • Januari 2026
  • Desember 2025
  • Oktober 2025
  • September 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025

Kategori

  • Batam
  • Gempar
  • HUT RI
  • Indonesia
  • KEPRI
  • Umum

Recent Posts

  • GEMPAR: DPC BATAM dan DPC TANJUNG BALAI KARIMUN Resmi Dilantik
  • GEMPAR KEPRI GELAR KKR AKBAR PEMUDA — GRATIS UNTUK UMUM!
  • Persiapan Pelantikan GEMPAR DPC BATAM dan DPC TANJUNG BALAI KARIMUN
  • RAPAT NASIONAL GEMPAR INDONESIA
  • “SHINE FOR JESUS” – Membentuk Karakter dan Kepemimpinan Generasi Muda KEPRI
  • GEMPAR KEPRI Hadiri Health Talk Special Bank Riau Kepri Syariah & KPJ Healthcare Batam
  • GEMPAR KEPRI GELAR AKSI BANSOS KE RUMAH SOS MENYAMBUT HUT KE-80 RI Batam
  • Dalam Duka, GEMPAR Kepri Menguatkan Keluarga Ketua GEMPAR DPD KEPRI Batam
  • GEMPAR Kepri Hadiri Upacara HUT ke-80 Kemerdekaan RI, Perkuat Semangat Pemuda Menuju Indonesia Emas 2045 Batam
  • MUKI–PERKUPI–GEMPAR: Bersama Membangun Kota Batam Batam
  • Persiapan Pelantikan GEMPAR DPC BATAM dan DPC TANJUNG BALAI KARIMUN Gempar
  • GEMPAR KEPRI Audiensi ke KSOP Batam Batam
  • GEMPAR KEPRI GELAR KKR AKBAR PEMUDA — GRATIS UNTUK UMUM! Gempar

Copyright © 2026 SUARAGEMPAR.COM.

Powered by PressBook News WordPress theme