Batam, 10 Mei 2025 — Suasana hangat penuh kebersamaan terasa kental di Harris Hotel Nagoya Thamrin City Batam saat jajaran pengurus Dewan Pimpinan Daerah Kepulauan Riau Generasi Muda Pembaharu Indonesia (GEMPAR) resmi dilantik. Bagi banyak anak muda yang hadir hari itu, momen ini bukan sekadar seremoni organisasi—melainkan awal perjalanan baru untuk bergerak bersama, bertumbuh, dan memberi dampak nyata bagi daerah.
Pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua Umum DPP GEMPAR Indonesia, Yohanes Harry D. Sirait, dan turut disaksikan Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Nyanyang Haris Pratamura, bersama para tokoh masyarakat, pemimpin pemuda, serta perwakilan pemerintah daerah.
Bagi GEMPAR Kepri, hari itu menjadi penanda dimulainya sebuah komitmen besar: menghadirkan organisasi kepemudaan yang bukan hanya aktif dalam kegiatan sosial, tetapi juga serius membangun kemandirian ekonomi, karakter generasi muda, serta kolaborasi lintas sektor.
Dalam sambutannya, Yohanes Harry D. Sirait berbicara dengan nada penuh harapan. Ia mengingatkan bahwa GEMPAR lahir dari semangat pembaruan—semangat untuk tidak tinggal diam melihat tantangan zaman.
“GEMPAR bukan sekadar wadah berhimpun. Kita adalah gerakan anak muda yang terpanggil untuk membawa perubahan. Saya berharap GEMPAR Kepri bisa menjadi rumah lahirnya pengusaha-pengusaha muda, terutama di bidang ekonomi kreatif dan UMKM. Anak muda Kepri punya potensi besar, tinggal bagaimana kita mengolahnya bersama,” ujarnya.
Yohanes juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas elemen, mulai dari gereja, komunitas lokal, hingga pemerintah, agar gerakan kepemudaan ini benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat luas.
Sementara itu, Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura menyampaikan apresiasi atas semangat para pemuda GEMPAR. Menurutnya, pembangunan daerah tidak akan berjalan optimal tanpa keterlibatan generasi muda.
“Saya melihat energi yang luar biasa di ruangan ini. Anak muda adalah pilar masa depan bangsa. GEMPAR bisa menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam membangun masyarakat yang berdaya. Indonesia Emas 2045 membutuhkan pemuda yang mau bergerak, mau belajar, dan mau bekerja bersama,” tuturnya.
Ia berharap GEMPAR Kepri dapat menjadi contoh organisasi pemuda yang mampu menjembatani idealisme anak muda dengan kebutuhan nyata pembangunan daerah.
Ketua DPD GEMPAR Kepri yang baru dilantik, Sony Christanto, menyampaikan sambutan dengan penuh keyakinan. Baginya, GEMPAR Kepri harus menjadi ruang aman sekaligus ruang tumbuh bagi pemuda Kristen dan Katolik di Kepulauan Riau—tempat belajar kepemimpinan, kewirausahaan, dan kepedulian sosial.
“Kami ingin Batam dan Kepri menjadi ladang subur bagi lahirnya pengusaha-pengusaha muda kreatif. Ini bukan hanya tentang mencari keuntungan, tetapi tentang memberdayakan sesama, membuka lapangan kerja, dan membangun masa depan bersama,” ungkap Sony.
Ia juga menegaskan kesiapan GEMPAR Kepri untuk mendukung arah pembangunan nasional, termasuk visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, serta memperkuat sinergi dengan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dan Pemerintah Kota Batam.
Lebih dari sekadar pelantikan, acara ini menjadi ajang silaturahmi dan konsolidasi awal antar-pengurus serta jejaring pemuda lintas organisasi. Hadir pula Sekretaris Jenderal DPP GEMPAR Indonesia Petrus Uhir Sihombing, Kepala Kesbangpol Kepri Darson, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Batam Rudi Panjaitan, Ketua Ombudsman Kepri Lahat Sadari, serta berbagai komunitas pemuda yang menunjukkan antusiasme tinggi untuk berkolaborasi.
Di sela-sela acara, banyak peserta saling berbagi cerita—tentang mimpi membangun usaha sendiri, keinginan berkontribusi bagi masyarakat, hingga harapan agar GEMPAR Kepri dapat menjadi jembatan antara potensi anak muda dan peluang nyata di lapangan.
Pengurus baru GEMPAR Kepri menegaskan bahwa langkah awal mereka akan difokuskan pada program-program konkret: pemberdayaan UMKM, pengembangan ekonomi kreatif, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, literasi keuangan, hingga kegiatan sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Semua itu dirancang agar GEMPAR hadir bukan hanya sebagai organisasi, tetapi sebagai gerakan yang hidup di tengah warga.
Pelantikan ini menjadi titik awal perjalanan panjang GEMPAR Kepri—sebuah perjalanan yang menuntut konsistensi, kerja keras, dan semangat gotong royong. Dari Batam, para pemuda GEMPAR menyalakan obor perubahan, membawa harapan baru bagi Kepulauan Riau, dan bertekad menjadi bagian dari solusi bagi Indonesia yang lebih maju, inklusif, dan berkeadilan.

